Sadio Mane Bawa Senegal Ke Final AFCON 2025

Sadio Mane Bawa Senegal Ke Final

Sadio Mane Bawa Senegal Ke Final AFCON 2025 (2026)

Sadio Mané kembali menjadi pahlawan Senegal. Winger 33 tahun itu mencetak gol tunggal kemenangan saat Senegal menundukkan Mesir 1-0 pada semifinal Piala Afrika 2025 di Grand Stade de Tanger, Maroko, Rabu (14 Januari 2026) waktu setempat, yang ramai diberitakan Kamis (15 Januari 2026) pagi GMT+7. Hasil ini mengantar Teranga Lions lolos ke final AFCON 2025 dan menjaga peluang meraih gelar kedua mereka dalam tiga edisi terakhir.

Media Bandar Judi Bola mengatakan gol penentu Mané lahir pada menit ke-78. Berawal dari tembakan Lamine Camara yang terdefleksi dan memantul di depan kotak penalti, bola jatuh ke kaki Mané yang langsung melepas sepakan keras mendatar ke pojok kiri bawah gawang Mohamed El Shenawy tanpa bisa dibendung. Sepanjang laga, Senegal mendominasi penguasaan bola dan peluang, sementara Mesir bermain sangat konservatif dan bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran maupun tendangan sudut sampai kebobolan, sebelum akhirnya mencoba menekan di menit-menit akhir.

Mohamed Salah Harus Tereliminasi

Kemenangan ini menambah panjang kisah pahit Mohamed Salah setiap berjumpa Mané di level tim nasional, setelah sebelumnya Mesir juga dikalahkan Senegal pada final AFCON 2021 dan playoff Piala Dunia 2022. Bagi Senegal, keberhasilan menyingkirkan Mesir mengantarkan mereka ke final Piala Afrika ketiga dalam empat edisi, di mana mereka sudah menanti pemenang antara Maroko dan Nigeria. Partai puncak dijadwalkan digelar di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, pada 18 Januari 2026.

Manu Kone Tambah Keunggulan Atas Genoa 3-1 (2025)

Manu Kone Tambah Keunggulan

Manu Kone Tambah Keunggulan Atas Genoa 3-1 (2025)

Manu Koné menjadi salah satu kunci kemenangan AS Roma saat menambah keunggulan atas Genoa dalam laga Serie A 2025/26 di Stadio Olimpico, Senin (29 Desember 2025) malam waktu setempat. Gol sang gelandang pada menit ke-19 membuat Roma menjauh 2-0, dan laga ini banyak kembali dibahas pada Rabu (31 Desember 2025) karena performa dominan Giallorossi sekaligus penampilan impresif Koné di lini tengah.

Sebelumnya, Roma sudah unggul lewat gol Matías Soulé pada menit ke-14 setelah memanfaatkan kesalahan build-up Genoa. Hanya lima menit berselang, Evan Ferguson mengirim bola pantul cerdas ke Koné di jantung kotak penalti; gelandang Prancis itu kemudian menyelesaikannya dengan sepakan mendatar ke pojok kanan bawah gawang, tak mampu dijangkau Daniele Sommariva. Gol tersebut mengunci momentum Roma yang kemudian menambah skor menjadi 3-0 lewat Ferguson pada menit ke-31, sebelum Genoa hanya mampu membalas lewat Jeff Ekhator di menit ke-87 sehingga laga berakhir 3-1.

AS Roma Kuasai Babak Penuh

INDOBET365 berpendapat secara permainan, Roma tampil dominan sepanjang laga. Tim asuhan Gian Piero Gasperini menguasai hampir 60 persen bola dan menghasilkan lebih banyak tembakan tepat sasaran dibanding tim tamu, nyaris “membunuh” pertandingan hanya dalam setengah jam pertama. Kemenangan ini mengangkat Roma naik ke posisi empat klasemen sementara Serie A, hanya terpaut tiga poin dari Inter Milan di puncak menjelang pergantian tahun 2025.

Bagi Manu Koné, gol ke gawang Genoa ini menjadi gol pertamanya di Serie A musim 2025/26 bersama Roma dan menegaskan kualitasnya sebagai gelandang box-to-box yang komplet. Laporan media Italia menyebut Koné tampil sangat tenang mengalirkan bola dengan akurasi umpan lebih dari 90 persen, sekaligus agresif dalam duel dan pressing. Performa ini membuat namanya mulai disebut sebagai salah satu pilar baru di lini tengah Roma dan menjadi sinyal positif menjelang paruh kedua musim.